Saya sedikit tertinggal dari jadwal Traveler of the Month bulan Agustus, tapi tenang! Saya tetap berkewajiban untuk mengumumkannya. Sosok Wego untuk bulan bernuansa kemerdekaan adalah Tesya Sophianti. Yang sempat menyimak acara atau berita di Travel On, pasti mengenali sosok ini. Tesya adalah salah satu pembicara pada acara #WegoWithKids yang diadakan beberapa pekan lalu.

Saya tergerak bekerja sama dengan Tesya untuk kegiatan #WegoWithKids saat bertemu di sebuah acara kumpul pejalan. Di acara tersebut, misi Tesya terasa kental. Tesya memperjuangkan perjalanan bersama anak-anak.

Why Tesya? Because she doesn’t just travel with children, she advocates it.

Tesya Sophianti

Sebagai pejalan, Tesya punya misi, yaitu memperjuangkan perjalanan bersama anak-anak.

Misinya sudah tampak dari beberapa blog perjalanan yang ia miliki tesyasblog.com dan tesyaskinderen.com. Kedua blog sama-sama memberikan informasi tentang jalan-jalan bersama anak. Kok rajin amat?

“Karena passion-ku jalan-jalan, sharing tentang traveling, dan membantu orang lain,” jawabnya. Sebelum bekerluarga, Tesya sudah suka jalan-jalan. Setelah berkeluarga bersama seorang suami yang punya minat yang sama, Tesya merasa tidak ada alasan untuk berhenti melakukan kesukaannya tersebut, bahkan setelah punya dua anak. Kedua blog ini hanya lanjutan dari renjananya.

Sekarang, setelah berkeluarga?

Tesya Sophianti-Traveler pf the Month Wego

Tesya sekeluarga di Sand Dunes Port Stephens, Australia.

Berjalan bersama anak-anak punya tantangan tersendiri terutama karena prioritas lebih penting makin bertambah. Namun, bukan berarti jalan-jalan harus berhenti total. “Padahal jalan nggak usah jauh (dari Jakarta), yang deket kayak Garut, Cirebon, atau Bogor, ‘kan bisa,” ucap karyawan kantoran sebuah perusahaan swasta ini.

Ada aja tempat yang bisa dikunjungi. Sebulan pasti ada saja kegiatan jalan-jalan sama keluarga, sedangkan perjalanan jauh bisa sampai 4 kali dalam setahun. Bukannya tidak menabung, hanya saja bisa menyisihkan sebagian rejeki dan cuti untuk kegiatan bertamasya. Tesya juga biasanya melakukan perjalanan secara mandiri tanpa travel organizer sehingga biaya bisa ditekan. Punya suami yang suka menghitung biaya pengeluaran sangat membantu. Mas Rene, sang suami, juga suka membantu dengan foto dan layout blog. Keinginan Tesya membantu keluarga lain untuk berjalan-jalan lewat blognya semakin mudah dengan bantuan suami.

Tidak cukup hanya sampai di blog, bersama Olen dari backpackology.me, Tesya juga telah membuat buku Traveling Backpacking Singapura & Malaysia. Buku ini menjadi buku cetak pertama. Sebelumnya, Tesya sudah menerbitkan buku digital yang tersedia gratis di blognya yang kini tercatat sudah ribuan kali diunduh.

Tesya Sophianti-Traveler of the Month Wego

Saat berada di LOB di Pulau Komodo. The more, the merrier!

Tesya juga sesekali membantu teman-temannya dengan mengorganisir acara jalan bersama beberapa keluarga. Kalau ada yang mengajak, Tesya dengan senang hati akan membuat itinerary dan mengatur rencana. Apa ada keinginan bikin travel organizer? “Pengen sih,” jawabnya singkat. Jangankan membantu membuat itinerary, menjawab email yang bertanya tentang destinasi saja Tesya merasa senang sekali.

Renjana memang tidak dapat dipungkiri, begitupun jalan-jalan bagi Tesya. Dari SD, Tesya sudah bercita-cita untuk berkeliling dunia dengan mengikuti kompetisi sebuah produk shampoo rambut berhadiah ke Paris untuk melihat menara Eiffel. Meskipun tidak menang, cita-cita itu tetap ia pegang teguh. Setelah menjadi dewasa muda dan mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar ke negara kincir angin, Tesya menyempatkan diri untuk mampir ke negara tetangga dan mengunjugi Paris. Cita-citanya tercapai.

Tesya Sophianti-Traveler of the Month Wego

Keluarga Tesya saat liburan ke Selandia Baru

“Travel begins with a dream” katanya. Mimpi masa kanak-kanaknya tercapai dan kini ia melanjutkan mimpi itu kepada anak-anaknya dengan membawa mereka ke berbagai destinasi seperti Australia dan Selandia Baru. Mungkin saja, setelah dibawa orang tuanya keliling dunia, anak-anaknya akan bermimpi pergi ke bulan. And maybe one day, they just will.

Untuk cerita dan informasi perjalanan yang telah dilakukan Tesya, silakan mampir ke blognya atau sapa di media sosialnya.

Blog: http://www.tesyasblog.com/

Twitter: https://twitter.com/tesyasblog

IG: https://www.instagram.com/tesyasblog/

 

Comments